DOSEN POLNEP BARI PELATIHAN SISTEM HIDROPONIK

2017-11-09 | Dibaca 1 kali

DOSEN POLNEP BARI PELATIHAN

SISTEM HIDROPONIK

 

Tim dosen Politeknik Negeri  Pontianak menggelar penyuluhan dan workshop di RT. 02 dan RT.04 Komplek BTN Jeruju Permai Kelurahan Sungai Bangkong Kecamatan Pontianak Barat, Minggu 01 Oktober 2017. Sebagai Ketua Tim Okto Ivansyah, SSi, MT dengan anggota Jaini Fakhrudi, SP, M.Si, Fenny Imelda, STP, M.Si, Dr. Ichsan M.Pd, Nurhasanah, SSi, M.Si dan Iwan Rusiyardi, STP, M.Si.

Okto menjelaskan bahwa Sungai Beliung memiliki luas 264 ha dengan jumlah RW 33 dan RT 179 berdasarkan data statisti Kota Pontianak tahun 2014 memiliki 46.327 penduduk yang rata-rata pendidikannya SMA atau sederajat dan mata pencaharian buruh tentu ada yang di bawah UMR. Jumlah penduduk miskin cukup bersar 1.423 orang dan menarik perhatian untuk dilakukannya perbaikan perekonomian masyarakat. Jumlah wanita usia produktif cukup besar, sehingga secara proporsional dapat berperan membantu memperbaiki perekonomian keluarga dan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan. Dikatakannya, kami sebagai tim PPM Politeknik Negeri Pontianak tergerak membangkitkan semangat berwirausaha dalamsektor perkebunan kepada sebagian masyarakat di Sungai Belitung Kecamatan Pontianak Barat.

Lebih lanjut Oto mengatakan, hasil perkebunan dapat digunakan konsumsi sendiri, bahkan dapat dijual. Apa lagi harga sayur organic cukup tinggi dan diminati. Ini kami beri nama gerakan Sungai Belitung Hijau, ujarnya.  Namun disana tanahnya bersifat asam (gambut), berair (rawa) dan halaman warga sebagian besar sudah ditembok. Kondisi ini tidak cocok untuk perkebunan, karenanya tim PPM Politeknik Negeri Pontianak tergerak memberikan informasi mengenai teknologi tepat guna.

Kami beri pelatihan dan peningatan keterampilan berkebun secara hidroponik, yakni bercocok tanam dengan media aair, sehingga diperoleh produk unggulan baru dari kelurahan Sungai bellitung, yakni produk sayuran organik.  Selain itu, masyarakat akan diberikan pengetahuan tentang tatacara merawat tanaman yang ditanam secara hidroponik dan pengetahuan tentang strategi pemasaran, sehingga sayuran hasil perkebunan mereka dapat langsung dipasarkan kepada konsumen. Dengan demikian, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut dapat membentuk masyarakat produktif, mandiri, berkinerja tinggi, memiliki kekuatan ekonomi yang kokok dan peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat setempat.

(Erwandi – Pranata Humas Muda)

Berita Politeknik


Galeri Kegiatan